Indonesia

Sejarah Singkat OPM Dari Awal Hingga Kini

Sejarah singkat OPM tentunya penting untuk diketahui masyarakat Indonesia. OPM sendiri merupakan singkatan dari Organisasi Papua Merdeka. Organisasi ini merupakan sebuah gerakan separatis yang dirikan pada tahun 1965 lalu atau 20 tahun setelah kemerdekaan Republik Indonesia. Tujuan dari gerakan ini adalah memisahkan wilayah Papua bagian barat dari pemerintahan Indonesia. Setelah era reformasi Indonesia, Irian Jaya dibagi menjadi Papua dan Papua Barat.

Ada beberapa hal unik seputar sejarah singkat OPM yang belum banyak diketahui. Sejarah ini tentunya mengungkap beberapa fakta tentang OPM mulai dari berdirinya OPM hingga berkembangnya sampai sekarang. Berikut ini sejarah singkat OPM yang di rangkum dalam 5 point penting, diantaranya:

1. Tahun 1965 Awal Tahun Munculnya Gerakan Kemerdekaan

Pada tahun 1965 tepatnya pada tanggal 28 Juli merupakan awal kemunculan gerakan kemerdekaan Papua Barat yang diberikan label Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Nama ini tentunya sesuai dengan tujuan dari OPM yaitu mendirikan Negara sendiri di luar Negara Indonesia.  Anggota organisasi Papua Merdeka mengklaim bahwa wilayah Papua bagian barat merupakan wilayah dengan kedaulatan sendiri dan berdiri sendiri. Sehingga mereka ingin membentuk Negara baru yang merdeka dan terbebas dari wilayah Indonesia.

2. Hal Yang Memicu Proklamasi OPM

Ada setidaknya 3 alasan yang memicu proklamasi OPM di bagian Papua Barat, yaitu:

  • Pertama, penolakan para anggota batalyon Papua yaitu PVK (Papoea Vrijwilligers Korps) dari kedua suku yaitu Afrak dan biak untuk didemobilisasi.
  • Kedua, terdapat penahan orang-orang dari suku Afrak yang mengeluh kepada penguasa setempat karena banyaknya pengangguran yang tinggi.
  • Ketiga, tidak hanya pengangguran namun terjadi kekurangan pangan di kalangan suku Afrak.

3. Proklamasi Negara Melanesia Barat

Tepatnya pada tanggal 14 Desember 1988, setidaknya ada 60 orang berkumpul di stadion Mendala kota Jayapura. Mereka yang datang menghadiri upacara pembacaan proklamasi OPM dan pengibaran bendera OPM. Namun terdapat hal yang berbeda dalam peristiwa tersebut. karena bendera yang dikibarkan bukanlah bendera OPM yang sebelumnya, melainkan sebuah bendera baru rancangan Thomas Wanggai yang dijahit oleh istrinya yang berkebangsaan Jepang.

Tidak hanya itu saja, Thomas Wanggai pada upacara tersebut tidak menggunakan nama “Papua Barat” namun memproklamasikan berdirinya Negara “Melanesia Barat. Perlu diketahui bahwa Thomas Wanggai merupakan salah satu anggota OPM yang memiliki pendidikan paling tinggi pada saat itu, dirinya memiliki gelar Dotor dalam bidang Hukum dan Administrasi Publik dari Jepang dan AS.

4. Legenda OPM Mulai Pudar

Selang beberapa tahun setelah peristiwa tersebut, legenda tentang OPM sudah mulai pudar. Hal ini karena para penerus kelompok sudah mulai takut atau tidak mampu menghidupkan kembali kelompoknya. Selain itu, dari pihak pemerintah Indonesia sendiri tidak tinggal diam untuk melindungi wilayah NKRI agar tidak ada yang terlepas dari wilayah Indonesia.

5. Kini Tindakan Tegas Pemerintah RI Menjaga Kawasan Papua

Meskipun legenda OPM mulai pudar namun masih ada beberapa kasus yang terjadi akibat pemberontakan OPM. Namun untungnya hal ini bisa langsung di tangani oleh pemerintahan RI dengan memberikan tindakan tegas kepada mereka meskipun hal ini berarti terjadi baku tembak antara anggota OPM dan aparat pemerintah. Hal ini demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebenarnya, anggota OPM masih melakukan aktivitas sehari-hari di pedalaman Papua dan melakukan upaya gerilya untuk mewujudkan keinginan mereka yaitu terpisah dari Republik Indonesia. Oleh karena itu pemerintah RI selalu siap siaga untuk menghadapi upaya tersebut.

Lihat lebih banyak

Tim Penulis

Tim Penulis TimesLombok.com adalah beberapa penulis lepas yang berkomitmen memberikan Karya Tulisan yang bermanfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close