BeritaDunia

Ini Dia 5 Kelompok Bersenjata di Afrika

Perdamaian dunia sekarang ini memang tengah terancam. Akhir-akhir ini peperangan antar negara kembali terjadi. Tak hanya di benua asia saja. Akan tetapi juga di beberapa benua lain seperti Afrika. Banyak sekali penyebab dan faktor yang mampu memicu peperangan tersebut. Akibatnya, rakyat yang tak tahu apa-apa dan tidak bersalah menjadi korban. Keadaan ekonomi, sosial, politik, pendidikan dan beberapa kondisi lainnya terganggu. Tentu saja ini menjadi tanggung jawab para kelompok bersenjata di Afrika untuk kembali menghadapi serangan dari negara lain. Selain itu, sudah menjadi kewajiban mereka untuk kembali memulihkan keadaan negara menjadi normal. Ada beberapa kelompok bersenjata yang terkenal menjadi pembela benua Afrika. Berikut informasinya.

1. Libyan National Army ( LNA )

Tentara Nasional Libya merupakan salah satu kelompok bersenjata di Afrika untuk negara Libya. LNA yang berada di bawah pimpinan Khalifa Haftar ini berdiri pada tahun 1951 hingga sekarang. Bahkan menurut data tahun 2013, jumlah anggota dari kelompok bersenjata ini sudah mencapai 35.000 personil. Dimana, sebagian besar pasukannya berasal dari milisi bekas pemberontak anti-qadafi. Sehingga, tak heran jika kualitas persenjataan dari LNA tak jauh beda dengan pasukan milisi. Untuk masalah aktivitas, LNA sama seperti kelompok bersenjata pada umumnya. Yakni terdiri pasukan darat, udara dan laut.

2. Ruang Operasi Revolusioner Libya

Kelompok bersenjata di Afrika ini berdiri pada tahun 2013 di bawah pimpinan GNC. Tujuan dari pembentukan kelompok bersenjata ini adalah untuk menjaga keamanan Tripoli. LROR pernah terlibat kasus penculikan perdana menteri Ali Zeidan sehingga izin kelompok bersenjata ini dicabut oleh pemerintah. Namun, setelah kasus ini berhasil diselesaikan, LROR mendapat wewenangnya. Setelah itu, LROR pun beroperasi kembali dan berhasil memiliki anggota sebanyak 350 personil.

3. Sudan People’s Liberation Army

Tentara pembebasan rakyat Sudan ini merupakan kelompok bersenjata resmi di Afrika yang didirikan di negara Sudan Selatan. Tepatnya pada tahun 1983. Sebelum menjadi resmi, SPLM ini merupakan kelompok pemberontak ketika perang sipil Sudsel meletus karena batalnya perjanjian damai pada tahun 1971. Ini terjadi ketika Sudah masih menjadi negara jajahan. Namun, setelah merdeka, SPLM beralih menjadi kelompok bersenjata resmi pada tahun 2011.

4. Uganda People’s Defence Force

Kelompok bersenjata di Afrika yang satu ini merupakan tentara pelindung Rakyat Uganda. Berdiri pada tahun 1981 di bawah pimpinan Yoweri Museveni. UPDF pernah mengirimkan pasukannya dan mengerahkan pesawat tempurnya dalam perang sipil Sudan Selatan. Tepatnya ketika Sudsel masih menjadi bagian dari wilayah Sudan. Namun, setelah itu, UPDF menarik mundur karena terlibat dalam perjanjian damai pada bulan November 2015.

5. Pasukan Misrata

Kelompok bersenjata di Afrika yang satu ini merupakan sebuah kelompok bersenjata terkuat di Libya. Baik dari stok persenjataannya maupun jumlah anggotanya. Bahkan pada tahun 2013, pasukan misrata sudah memiliki anggota sebanyak  4.000 personil. Serta stok persenjataan yang sangat lengkap. Yakni terdiri dari 2.000 kendaraan militer, 800 tank, dan 30.000 senjata api. Awalnya, pasukan misrata ini merupakan sebuah pasukan gabungan dari 236 milisi yang banyak bermunculan ketika meletusnya perang sipil Libya.

Itulah daftar kelompok bersenjata di Afrika dari beberapa negara tertentu. Tapi mereka memiliki misi yang sama yaitu mensejahterakan rakyatnya dan mengusir para penyerang dari negaranya. Dan beruntungnya, beberapa pasukan ini terus berkembang jumlah personilnya hingga kini. Hal ini cukup menandakan bahwa antusiasme rakyat untuk menjaga keamanan negaranya sangat tinggi. Sehingga, Pertahanan Afrika semakin kuat dan tak mudah ditaklukkan oleh negara lain.

Lihat lebih banyak

Tim Penulis

Tim Penulis TimesLombok.com adalah beberapa penulis lepas yang berkomitmen memberikan Karya Tulisan yang bermanfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close