BeritaIndonesia

Inilah Rumah Sakit Terapung Di Indonesia Yang Berjasa Besar Bagi Kesehatan Indonesia

Dari sejarahnya rumah sakit terapung yang ada di indonesia  sudah  sangat besar pekerjaannya terhadap masyarakat di pulau-pulau terpencil. Pengalaman mengarungi lautan yang berombak, kadang menghantam badai pun tetap di hadapi. Perjuangan yang berat, akan tetapi merupakan langkah besar dalam mewujudkan pelayanan terbaik  kepada masyarakat. Terbukti dengan keadaan masyarakat di pula terpencil merasakan manfaat kesehatan yang baik. Berikut 4 rumah sakit terapung di Indonesia yang berjasa besar yang perlu anda ketahui.

1. RST “Ksatria Airlangga”

Rumah sakit terapung yang bernama RS. Terapung UNAIR, merupakan RUMAH SAKIT TERAPUNG ini awal mulanya diinisiasi oleh sekumpulan dokter alumni dari fakultas kedokteran UNAIR. Inisiasi terbentuknya rumah sakit terapung yang ada di Indonesia yaitu RST Ksatria Airlangga, tidak terlepas juga dari peran Ikatan Alumni UNAIR lainnya. Hingga pada pertengahan maret 2018 ini, RST “Ksatria Airlangga” sangat andil dalam memberikan pelayanan sudah 2.099 jiwa pasien. Dengan prestasi yang di capai RST “Ksatria Airlangga” kementerian kesehatan RI meminta agar RST “Ksatria Airlangga”agar bisa hadir sekaligus memberikan baksosnya di kepulauan papua, khususnya agar memberi pelayanan yang terbaik pada masyarakat asmat. RST “Ksatria Airlangga” pada kontruksi kapalnya memakai jenis kapal Phinisi yang di buat oleh suku bugis yang ukurannya seukuran 27 x 7,5 meter. Kapal Phinisi ini sengaja di buat agar untuk bisa berlabuh di pelabuhan- pelabuhan rakyat tepatnya di berbagai pulau-pulau kecil dan terluar.

2.RSA Dr. Lie Dharmawan

Perjalanan pelayanan kesehatan rumah sakit terapung di indonesia yaitu RSA dr. Lie Dharmawan di mulai dari jakarta berlayar ke pelayanan medis pertama kalinya di kabupaten jaya pura, kabupaten Sarmi, dan kabupaten Baik NumforBaik Numfor yang terletak di kepulauan  provinsi papua. Kemudian perjalanan di teruskan pula ke pulau mayau, pulau morotai , provinsi sumatera utara. Diakhiri di kepulauan banda neira serta kepulauan Aru , Provinsi Maluku. Inilah segelumit  perjalanan yang ditempuh oleh RSA dr. Lie Dharmawan demi memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik di kepulauan-kepulauan terpencil.  Pada tahun 2018 ini, RSA dr. Lie Dharmawan telah kembali berlayar dengan kondisi yang prima setelah di lakukan Renovasi. Dengan berlayar nya kembali RSA dr. Lie Dharmawan akan terus berupaya dalam  mengembangkan berbagai program demi terwujudnya impian bangsa indonesia yang lebih sehat.

3. KRI Dr. Soeharso

Keberadaan rumah sakit terapung KRI Dr. Soeharso sudah sangat banyak memberi kan pertolongan upaya kesehatan pada masyarakat. KRI Dr. Soeharso adalah kapal yang mempunyai 65 staf medis, memiliki 75 anak buah kapal (ABK) dan dapat menampung  sebanyak 40 pasien untuk rawat inap. Kapal KRI Dr. Soeharso memiliki kelengkapan layaknya rumah sakit umum seperti tersedianya satu ruang UGD, enam ruang poliklinik, dua ruang khusus perawatan yang kapasitasnya mencapai dua puluh tempat tidur. Saat ini, memang tersedia hanya satu kapal KRI Dr. Soeharso yang di siapkan TNI. Ke depannya panglima TNI marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan. Segera  di  upaya penambahan kapal rumah sakit terapung KRI Dr. Soeharso  yang akan di masukkan ke rencana strategi  (Renstra) TNI ke-3. Upaya penambahan kapal KRI Dr. Soeharso dibutuhkan untuk bisa beroperasi di daerah Indonesia timur. Karena hadirnya pelayanan rumah sakit di wilayah Indonesia timur sangat penting.

4. RSA Nusa Waluya II

DoktorSHARE merupakan lembaga yang membuka akses kesehatan pemberdaya masyarakat. Sesuai dengan visinya yaitu Memberdayakan masyarakat untuk keluar dari penderitaan yang di alami dengan tenaganya sendiri secara holistik. Pada waktu dekat ini, akan meluncurkan rumah sakit apungnya yang ketiga yang dinamakan RSA Nusa Waluya II yang bentuknya mirip dengan kapal tongkang. Kapal RSA Nusa Waluya II merupakan rumah sakit apung yang didonasikan oleh PT Agung Sarana Ananda. Informasi terbaru terkait RSA Nusa Waluya II kabarnya sedang melakukan pengumpulan dana untuk segera merombak kapal dari donasi PT MASA menjadi rumah sakit terapung di Indonesia. Rencananya akan dilayarkan ke wilayah kepulauan Maluku untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lengkap sekaligus memadai.

 

Lihat lebih banyak

Tim Penulis

Tim Penulis TimesLombok.com adalah beberapa penulis lepas yang berkomitmen memberikan Karya Tulisan yang bermanfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button