Kesehatan

Cara Perawatan Bayi Prematur Yang Wajib Dipahami Seorang Ibu

Bayi tidak semuanya lahir dengan cara normal. Ada bayi yang lahir dengan cara prematur yang tentu memiliki resiko gangguan kesehatan yang jauh lebih besar dari bayi yang lahir dengan cara normal. Sehingga dibutuhkan perhatian ekstra untuk merawat bayi agar tetap sehat. Berikut 7 cara perawatan bayi prematur yang wajib dipahami seorang ibu:

1. Jauhkan Bayi Dari Orang Sakit

Bayi yang lahir prematur memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah dari bayi yang lahir normal. Jadi dibutuhkan perawatan bayi prematur agar tidak menimbulkan hal yang membahayakan. Lindungi bayi dari resiko tertular virus penyakit, maka dari itu jauhkan bayi dari orang-orang sakit di sekitarnya.

Selama dua tahun pertama bayi prematur harus dijauhkan dari tempat umum, sehingga selain terhindar penyebaran penyakit juga terhindar dari asap kendaraan, pembakaran dan asap rokok. Tidak jauh berbeda dengan bayi pada umumnya, yang sangat beresiko jika terkena asap semua karena paru-paru bayi masih belum sempurna.

2. Melakukan Imunisasi

Perawatan bayi prematur yang satu ini juga berlaku untuk bayi yang lahir normal. Melakukan imunisasi akan melindungi bayi dari serangan virus penyakit. Jadwal melakukan imunisasi pada semua bayi itu sama saja, perbedaannya hanya satu, pemberian vaksin hepatitis B.

Akan ada juga pengajuan oleh dokter, saat bayi prematur berumur sekitar 6 bulan untuk pemberian vaksin flu. Untuk antisipasi, anggota keluarga juga harus mendapatkan vaksin flu, agar mencegah penularan pada bayi prematur. Ada baiknya semuanya dikonsultasikan kepada dokter agar langkah yang diambil benar-benar tepat.

3. Perhatikan Jadwal Makan Bayi

Bayi prematur harus disusui sebanyak 8-10 kali dalam sehari. Penjedaan rentang waktu menyusui tidak boleh lebih dari 6 jam, karena akan membuat bayi prematur kekurangan cairan hingga bisa menyebabkan dehidrasi. Perawatan bayi prematur ini akan bisa dilihat berhasil, jika bayi membuang air kecil sekitar 6-8 kali dalam sehari.

Dokter biasanya akan menyarankan pemberian asupan makanan padat untuk bayi prematur sekitar usia 4-6 bulan, semua dihitung setelah waktu lahir yang seharusnya. Bayi prematur membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menelan makanan, maka dari itu jangan memaksakannya

4. Menjadi Ibu Kangguru

Maksud dari ibu kangguru adalah menggendong bayi dengan memasukannya ke dalam baju ibu menggunakan kain gendongan khusus seperti kangguru. Perawatan bayi prematur ini bertujuan agar kulit ibu dan bayi saling bersentuhan secara langsung. Sehingga mampu menciptakan bayi tidur nyenyak, menjaga kehangatan tubuh bayi, mampu mengatur detak jantung serta pernapasan bayi.

5. Perhatikan Posisi Tidur

Posisi yang baik untuk bayi prematur tidur adalah terlentang dan tidak miring. Agar menghindari resiko sindrom kematian bayi mendadak yang sering terjadi pada bayi prematur. Bayi prematur biasanya tidur jauh lebih sering namun dengan durasi waktu singkat. Perawatan bayi prematur ini akan membuat ibu bayi terjaga saat malam hari.

6. Rajin Memeriksa Nafas Bayi

Bayi prematur selain daya tahan tubuh yang lebih lemah, juga memiliki kecenderungan berhenti bernapas, karena sistem pernapasannya belum matang. Kondisi dengan nama apneu periodik yang berlangsung sekitar 15-20 detik.

7. Menjaga Suhu Ruangan

Berikutnya perawatan bayi prematur dengan cara menjaga suhu ruangan bayi agar tetap hangat. Semua karena bayi prematur belum bisa mengatur suhu tubuhnya. Ruangan harus tidak melebihi 26 derajat celcius dan suhu bayi sebesar 37 derajat celcius.

Itulah 7 cara perawatan bayi prematur yang wajib dipahami seorang ibu. Sebelum melakukan hal tersebut ada baiknya semua dikonsultasikan dengan dokter agar tidak menimbulkan kesalahan.

Lihat lebih banyak

Tim Penulis

Tim Penulis TimesLombok.com adalah beberapa penulis lepas yang berkomitmen memberikan Karya Tulisan yang bermanfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close