Olahraga

5 Cara Mendaki Gunung Yang Aman Bagi Pemula

Sekarang ini kegiatan mendaki menjadi hobi banyak orang. Mulai dari anak kecil hingga dewasa menyukai olahraga yang menantang adrenalin ini. Selain harus memiliki fisik yang kuat, para pendaki gunung juga harus memperhatikan cara mendaki gunung yang aman.

Nah bagi para pemula yang akan baru mendaki gunung. Setidaknya harus memperhatikan beberapa hal berikut ini agar pendakian pertama kalian aman, lancar, dan menyenangkan. berikut ini 5 cara mendaki gunung yang aman bagi pendaki pemula:

1. Persiapan Fisik Dan Teknik

Cara mendaki gunung yang aman pertama adalah mempersiapkan fisik. Fisik merupakan modal utama dalam melakukan kegiatan mountaneering/ pendakian. Latihan fisik yang bertujuan meningkatkan kebugaran dan daya tahan adalah menu utama. Ini dapat diperoleh dengan melakukan senam, lari dan latihan beban secara rutin.

Senam aerobik ditambah bersepeda bertujuan agar menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh. Lari terutama di siang jari dapat meningkatkan kemampuan paru-paru menyerap oksigen, mengingat oksigen di daerah ketinggian gunung kadarnya rendah. Latihan beban sangat berguna untuk membentuk kekuatan otot dalam menghadapi medan yang berat.

2. Teknik Packing

Secara ideal umumnya beban yang dapat dibawa adalah sekitar 30%-45% dari berat tubuh. Pisahkan barang-barang yang dibawa  yang sesuai dengan kegunaan. Perhitungkan dengan kelompok barang yang sesuai dengan kegunaan. Perhitungkan dengan cermat jumlah barang, dan tingkat kebutuhannya.

Aturan umum dalam packing letakkan barang yang ringan di bawah dan yang berat di atas serta bagilah beban secara merata di sisi kiri dan kanan ransel serta barang yang paling berat di tengah. Aturlah penempatan seefisien mungkin dan jangan biarkan ada barang tersisa bergeletakan di luar ransel karena akan mengganggu perjalanan dan berbahaya apabila terangkut dahan.

3. Teknik Berjalan

Cara mendaki gunung yang aman selanjutnya, adalah dengan memperhatikan teknik berjalan. Dimana medan yang dilalui sangat berbeda dengan medan jalan sehari-hari. Ditambah lagi beban yang ada di punggung maka harus dituntut untuk menguasai teknik menjaga keseimbangan dan berjalan di pegunungan dengan benar.

Pada medan berkerikil atau berbatu bulat atau tajam seperti sungai harus dilewati dengan melompat dengan cepat dari satu batu ke batu yang lain sebelum batu tersebut sempat bergulir. Berjalan  di gunung yang curam memerlukan keseimbangan tubuh  yang prima. Gerakan mendadak seperti mengayun tangan dan melompat dapat berakibat fatal. Hati-hati pada terpaan angin, berjalanlah dengan tenang dan tidak kaku

4. Menentukan Tempat Mendirikan Tenda

Tidak boleh sembarangan mendirikan tenda di pegunungan. Ada trik tertentu yang harus diketahui agar tidak terjadi hal yang fatal untuk diri sendiri. Biasanya tata cara mendirikan tenda ini berdasarkan pengalaman dari para pendaki profesional yang telah berhasil. Jadi perlu di perhatikan oleh para pendaki.Pertama yaitu, tentukan tempat yang cukup datar dan rata. Ini agar ketika mendirikan tenda bisa kokoh dan tegak.

 Kedua, carilah tempat yang agak tinggi, apabila ketika saat istirahat dan hujan tidak kebanjiran, Ketiga, Perhatikan arah angin ketika malam hari, pendirian tenda harus melawan angin yang berhembus, dan yang terakhir adalah Dirikanlah tenda searah dengan arah aliran sungai, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

5. Perhatikan Musim Waktu Pendakian

Para pendaki ketika akan mendaki gunung, tidak bisa begitu saja melakukan pendakian. Ada beberapa lokasi dari gunung tersebut harus melakukan daftar booking sebelumnya. Jadi harus menunggu kapan waktu bisa masuk ke ekspedisi pendakian gunung.

Kemudian mendaki gunung sebaiknya dilakukan pada musim kemarau, jangan pada musim hujan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat mendaki. Perhatikanlah cara mendaki gunung yang aman, dengan baik. Agar keselamatan saat mendaki bisa tetap terjaga

Lihat lebih banyak

Tim Penulis

Tim Penulis TimesLombok.com adalah beberapa penulis lepas yang berkomitmen memberikan Karya Tulisan yang bermanfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close