Olahraga

7 Gerakan Dasar Olahraga Boxing

Boxing atau tinju merupakan salah satu jenis olahraga atau seni bela diri yang paling digemari di Indonesia. Dimana dalam olahraga ini menampilkan dua orang yang bertanding dan harus memiliki berat yang hampir sama dalam pertandingan berinterval satu atau tiga menit (ronde). Gerakan-gerakan dasar olahraga boxing mengandalkan banyak teknik, yang membuat seorang petinju mampu mewujudkan keinginan untuk punya badan langsing.

Ketika melakukan latihan boxing umumnya mengandalkan gerakan lengan, bahu, tangan, kaki, pinggang, hingga bokong. Semua anggota tubuh berkoordinasi dengan baik agar seorang petinju tetap nyaman bergerak. Adapun gerakan dasar dalam olahraga  ini antara lain sebagai berikut.

1. Jab

Gerakan dasar olahraga boxing yang pertama adalah bagaimana melakukan pukulan lurus ke depan atau pukulan jab. Jab yaitu pukulan pendek ,umumnya dilakukan menggunakan tangan depan yang lebih lemah untuk menjauhkan lawan. Untuk memaksimalkan efektivitas pukulan jab, seorang petinju profesional memilin lengan dan pergelangan tangan sebelum melakukan kontak dengan lawan.

2. Hook

Teknik pukulan hook dalam boxing bisa dilontarkan ke kepala atau badan lawan ke arah mana saja yang tidak terlindungi. Pukulan ini biasanya dikombinasikan dengan pukulan-pukulan lain. Lontaran yang bersifat menyapu merupakan kelemahannya, sehingga rentan mendapat pukulan balasan.

Proses pelontaran pukulan hook dapat dilakukan menggunakan kedua tangan, yaitu kanan dan kiri. Pukulan ini juga disebut sebagai pukulan arah setengah lingkaran dan menggunakan tangan lead.

3. Uppercut

Gerakan dasar yang ini merupakan gerakan pukulan keras dan petinju bisa melakukannya dengan arah vertikal. Cara melakukan gerakan ini adalah dari arah bawah yang kemudian memotong ke arah atas. Gerakan ini berefektivitas tinggi ketika diaplikasikan kepada lawan yang memiliki kebiasaan menundukkan kepalanya sehingga bisa menjadi senjata ampuh dalam menjatuhkan.

4. Straight

Gerakan ini merupakan pukulan keras yang diarahkan lurus ke arah depan sambil menggunakan tangan rear. Dalam gerakan ini, wajah lawan adalah sasaran utamanya, hal ini berarti pukulan harus mengarah lurus. Namun sebelum melakukan gerakan ini, lawan harus dilemahkan lebih dulu dengan melakukan pukulan di sisi kiri dan kanan wajah. Kemudian diakhiri dengan pukulan lurus tepat di bagian wajah lawan.

5. The Hymaker

Jenis gerakan ini juga menjadi gerakan dasar yang bisa dilatih oleh petinju dan paling tepat penerapannya untuk lawan yang sudah kehilangan tenaga banyak. Saat lawan menjadi lemah, pancinglah agar ia membalas pukulan dan ketika tangan lawan sudah siap memukul, lakukan gerakan memukul ke arah sisi wajahnya secara cepat dan tepat.

6. Bolo Punch

Gerakan dasar lainnya dalam boxing adalah bolo punch atau dikenal juga sebagai sebuah pukulan berayun panjang. Ketika hendak melontarkan pukulan untuk mengelabui lawan, pastikan untuk mengeluarkan sedikit tenaga. Kemudian saat lawan berhasil dikecoh oleh pukulan pertama, keluarkan tenaga maksimal pada tangan untuk mendaratkannya ke arah wajah lawan secara cepat dan tepat.

7. Rabbit Punch

Jenis teknik ini adalah teknik gerakan atau pukulan terlarang, bahkan bisa mengancam lawan. Saat melakukan teknik ini, petinju akan melancarkan pukulan dari atas ke bawah ketika lawan sedang dalam posisi menunduk.

Gerakan ini dilarang sebab bila diterapkan akan menyerang bagian tengkuk atau ubun-ubun lawan sehingga bisa mematikan. Oleh karena itu, meskipun menjadi gerakan dasar, para petinju tak boleh sembarangan menggunakan teknik ini terhadap lawan jika tak ingin menyebabkan kerugian besar.

Itulah beberapa gerakan dasar olahraga boxing atau tinju yang umumnya dilakukan petinju dalam pertadingan. Sama halnya dengan olahraga lainnya, gerakan dasar atau teknik pukulan dasar dalam boxing harus dilakukan dengan baik dan benar.

Lihat lebih banyak

Tim Penulis

Tim Penulis TimesLombok.com adalah beberapa penulis lepas yang berkomitmen memberikan Karya Tulisan yang bermanfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close